Mengapa Open Finance Akan Mengubah Masa Depan Layanan Keuangan

Dengan Open Finance, konsumen dapat membuka akses ke masa depan dimana layanan finansial dapat diakses dengan nyaman dan mudah.

a month ago   •   4 min read

By Tun Yong Yap

Ingat terakhir kali anda mengajukan pinjaman. Berapa lama waktu yang dibutuhkan sampai pinjaman tersebut disetujui?

Rata-rata, dibutuhkan beberapa minggu agar pinjaman pribadi dapat diproses sepenuhnya oleh lembaga finansial tradisional seperti bank.

Hal tersebut merupakan keadaan layanan finansial saat ini yang terjadi di seluruh Asia Tenggara. Untuk pinjaman yang tidak sensitif waktu, proses lama aplikasi dan persetujuan dapat ditanggung.

Bagaimana jika pinjaman diambil untuk membayar operasi darurat orang yang kita cintai? Bisakah anda dengan sabar menunggu selama berminggu-minggu sementara hidup mereka berada di ujung tanduk?

Meskipun bank menjadi pemelihara utama aset finansial kita, kita tidaklah menyukainya. Dalam survei World Economic Forum 2018 terhadap 30.000 kaum milenial, hanya 28 persen yang mengatakan mereka mempercayai bank adalah lembaga yang adil dan jujur.

Sementara kita sering menjadi frustasi dengan keterlambatan mereka dan kurangnya fleksibilitas, pernahkah kita bertanya-tanya apa yang menyebabkan kurangnya efisiensi ini?

Mengingat kekuatan finansial mereka, lembaga finansial tradisional harusnya memiliki akses ke berbagai sumber daya untuk mempercepat proses saat ini dan memberikan produk dan layanan yang lebih baik bagi pelanggan mereka.

Namun, sebagian besar perusahaan finansial petahana ini memiliki peninggalan infrastruktur yang dibangun beberapa dekade lalu. Oleh karena itu, sangat mengherankan mengapa bank menghabiskan hingga 75 persen dari anggaran IT mereka untuk maintenance.

Laju transformasi digital yang cepat telah membuat lembaga finansial besar ini tertinggal dan mereka membayar banyak untuk itu.

Berkolaborasi untuk mencapai kemenangan

Penyebab utama kondisi layanan finansial saat ini dapat ditelusuri kembali ke cara perusahaan tersebut mendekati pertukaran data.

Dengan gagasan yang telah disusun sebelumnya bahwa data keuangan finansial mereka menunjukkan keunggulan mereka, lembaga finansial tradisional memilih untuk menyimpannya di tempat khusus.

Data pribadi seperti riwayat transaksi dan pendapatan tidak dibagikan dengan orang lain, karena khawatir kompetitor dapat memanfaatkannya dan memikat pelanggan mereka. Namun, ini tidak bisa berlangsung lebih lama lagi.

Kurangnya kolaborasi antara perusahaan finansial mengakibatkan biaya perawatan yang lebih besar dari manfaat yang didapat.

Tanpa akses ke sumber informasi finansial lainnya, perusahaan-perusahaan ini tidak dapat memperoleh jejak finansial digital yang akurat dari pengguna mereka, menciptakan sejumlah masalah bagi kedua belah pihak

Bagi perusahaan, mereka harus membuang sumber daya yang tidak perlu dalam mencari pendapatan dan riwayat kredit calon pelanggan. Ini menciptakan proses pendaftaran yang tidak nyaman dimana pelanggan diharuskan untuk melengkapi ratusan dokumen untuk memverifikasi identitas dan riwayat finansial mereka.

Masalah ini semakin bertambah buruk di Asia Tenggara. Wilayah ini adalah rumah bagi populasi orang yang tidak memiliki rekening sebanyak 290 juta, sehingga tidak mungkin untuk memastikan kesejahteraan finansial mereka dengan cara mencari atau melalui catatan bank internal.

Sebagai gantinya, sebagian besar data finansial mereka berada di platform finansial digital seperti platform pinjaman P2P dan penyedia pembayaran seluler. Jika data ini tidak dibagikan dengan bank, mereka bahkan tidak akan memiliki peluang untuk mendapatkan pinjaman.

Karena mayoritas orang yang tidak memiliki rekening bank terdiri dari mereka yang berada dalam kelompok berpenghasilan rendah, kurangnya akses ke layanan finansial hanya berakibat memperluas kesenjangan finansial di Asia Tenggara.

Mengapa Open Finance Akan Mengubah Masa Depan Layanan Keuangan
Di dunia saat ini yang semakin terhubung, kolaborasi adalah pilihan mutlak yang harus diambil

Mengapa Open Finance adalah solusinya

Di tengah terpuruknya layanan finansial di seluruh wilayah saat ini, Open Finance memegang kunci untuk masa depan dimana siapa pun, termasuk 290 juta orang yang tidak memiliki rekening bank di kawasan ini, dapat mengakses layanan finansial.

Dengan persetujuan pengguna, Open Finance memungkinkan platform finansial untuk saling bertukar data keuangan pengguna dengan aman.

Dengan membuat data mereka bekerja untuk mereka, konsumen dapat membuka akses ke masa depan dimana layanan finansial dapat diakses secara nyaman dan mudah.

Dengan cara memanfaatkan pertukaran data finansial, formulir pendaftaran untuk pembukaan rekening bank atau pengajuan pinjaman dapat diisi sejak lama dan nasabah tidak lagi diwajibkan untuk menyerahkan dokumen fisik.

Hal ini diaplikasikan menjadi proses pendaftaran yang mulus dan bebas stres dimana pinjaman dan pembukaan rekening berpotensi untuk disetujui hanya dalam beberapa menit.

Untuk perusahaan finansial, selain memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik yang menurunkan keluhan pelanggan, Open Finance membuka kelompok baru pelanggan dengan 290 juta orang yang tidak memiliki rekening datang ke atas kapal mereka untuk memanfaatkan layanan finansial digital.

Secara krusial, Open Finance meningkatkan keamanan layanan finansial.

Dengan memanfaatkan data yang telah terverifikasi dan aman yang diasosiasikan antar platform, perusahaan dapat mengidentifikasi pelanggan mereka dengan pasit dan akurat, untuk mengurangi terjadinya penipuan. Hal ini juga memfasilitasi penilaian kredit yang lebih baik, sehingga menurunkan tingkat kelalaian.

Bagaimana platform keuangan yang berbeda dapat memperoleh manfaat

Dengan adanya kesempatan untuk mengumpulkan data dari berbagai platform finansial yang lebih luas,platform finansial pribadi dapat menganalisis data yang ditukar dengan lebih baik dan mendapatkan pemahaman lebih tentang situasi finansial pengguna mereka saat ini.

Dengan memiliki pemahaman yang lebih besar dari arus kas mereka, platform ini dapat menawarkan penganggaran yang lebih dipersonalisasi dan menyimpan gambaran lebih.

Demikian juga, platform pinjaman dapat memanfaatkan Open Finance untuk mempersingkat proses verifikasi pelanggan melalui proses eKYC.

Selain mendapatkan skor kredit yang lebih akurat, platform ini juga dapat memeriksa saldo akun pengguna mereka secara real-time dan mengatur pembayaran berkala sehingga semakin menurunkan risiko pinjaman dan tingkat kelalauian.

Bergabunglah dengan masa depan layanan keuangan

Open Finance telah memungkinkan perusahaan finansial digital untuk menciptakan layanan finansial yang dipersonalisasi dan nyaman yang dicintai konsumen.

Di Finantier, kami membangun infrastruktur yang memungkinkan hal itu terjadi - semua hanya melalui satu API.

API kami dikembangkan dengan mengutamakan kepentingan developer, memungkinkan perusahaan untuk dengan mudah menyambungkan layanan kami ke platform mereka dan langsung meluncurkannya pada sore hari itu.

Hubungi kami hari ini jika anda tertarik untuk bergabung dengan komunitas perusahaan yang berkembang yang telah menggunakan Finantier untuk membangun masa depan layanan finansial yang disukai pelanggan mereka.

Spread the word

Keep reading